Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

SDK Adalah Master Politik Di Bumi Manakarra

Mamuju, Manakarraentertainment.com – Banyak Pro Kontra Terhadap Nama Besar SDK Yang Di Perbincangan Di Bumi Manakarra Mulai Dari Kalangan Para Politisi, Para Birokrat, Akar Rumput, Emak-Emak Dan Generasi Milenial.

SDK Memahami Betul Bagaimana Mencuri Hati Masyarakat Mamuju Yang Multi Etnis Maupun Profesi, SDK Menanamkan Rasa Cinta Kepada Masyarakat Dengan Membangun Pondasi Bukan Rumah Terlebih Dahulu, Saat Ia Berhasil Mencatatkan Sejarah Di Tahun 2005, Ia Paham Betul Bagaimana Memainkan Peranan Sebagai Pemimpin Di Tanah Manakarra Saat Mengalahkan Seniornya, Ia Melamar Hati Masyarakat Mamuju Dengan Tawaran Komitmen Dan Itu Adalah Pondasi Awal Yang Tertanam Di Benak Masyarakat.

SDK Menjalankan Roda Pemerintahan Tak Begitu Ngebet Memikirkan Membangun Rumah Besar, Sebab Pondasi Yang Kuat Jauh Lebih Penting Daripada Rumah Besar Itu Dulu, Karena Jawabannya Adalah Ketika Rumah Roboh Dan Pondasinya Tak Kuat Maka Hancurlah Sebuah Wilayah Itu Tak Mampu Bertahan Dari Gempuran Tantangan Masa Depan.

SDK Membawa Bumi Manakarra Dari Tahun 2005 Membangun Pondasi, Pondasi Itu Adalah Program Yang Bersentuhan Langsung Pada Kebutuhan Masyarakat Karena Ia Paham Betul Tentang Pemerataan Dan Keadilan, Ia Membuat Terobosan Program Beasiswa Manakarra, Perhatian Pada Pertanian, Perhatian Pada Kelautan, Perhatian Pada Sektor Kesehatan, Perhatian Pada Sektor Pendidikan Dan Perhatian Pada Sosial Kemanusiaan, Di Masa Periode Keduanya Di Tahun 2010 Ia Tak Tertandingi Karena Membangun Grand Desain Pondasi Yang Kuat Di Masyarakat.

Maka Pada Akhir Periodenya Ia Fokus Pada Penataan Kota Dengan Memperbaiki Apa Yang Pernah Terbengkalai Seperti Gedung Pemuda Dan Mulai Membangun Penataan Kota Seperti Pasar Baru, Rujab Sapota, Menarik Investor Untuk Pembangunan Hotel Dan Mall Serta Yang Fenomenal Anjungan Pantai Manakarra Dengan Yang Identik Adalah Gong Perdamaian Dunia Yang Di Nikmati Oleh Masyarakat Mamuju.

Ia Tidak Langsung Membangun Infrastuktur Jalan Dan Jembatan Tetapi Membuka Akses, Ia Paham Betul Bahwa Suatu Saat Masyarakat Akan Paham Bahwa Menguatkan Pondasi Jauh Lebih Penting Daripada Rumah Besar.

Terlihat Pada Periode 2015 Saat Ia Telah Meletakkan Jabatan Maka Ia Mencoba Memberikan Kesempatan Kepada Birokrasi Berpasangan Dengan Rivalnya Dulu, Namun Apa Yang Di Bangun Adalah Rumah Besar Yang Kemudian Terlalu Di Banggakan Tanpa Sadar Masyarakat Tak Di Bangunkan Pondasi Dan Itu Yang Kemudian Di Desa Sadar Dan Rindu Akan Sosok Kepemimpinan SDK.

Pelosok Desa Meski Tak Punya Akses Jalan Seperti Di Kota Tetapi Di Masa Kepemimpinan SDK Ia Merasa Di Perhatikan Seperti Merasakan Bantuan Bibit Pertanian Yang Tak Lagi Mereka Dapatkan Di Masa Setelah SDK, Sebagian Dari Masyarakat Desa Memang Ada Yang Merasakan Jalan Mulus Seperti Di Kota Tetapi Mereka Sadar Bahwa Bibit Pertanian Jauh Lebih Penting Karena Itu Adalah Pondasi Ekonomi Warga, Masyarakat Sadar Bahwa Beasiswa Manakarra Jauh Lebih Membantu Kebutuhan Para Generasi Penerus, Masyarakat Sadar Bahwa Mesin Katinting Dan Pukat Jauh Lebih Berguna Untuk Menopang Ekonomi Warga, Itu Yang Tak Dimiliki Oleh Masa Setelah SDK, Hanya Fokus Membanggakan Hasil Karya Untuk Mengenang Namanya Namun Berbeda Dengan SDK Yang Telah Menancapkan Cinta Di Hati Masyarakat Mamuju.

Post a Comment for "SDK Adalah Master Politik Di Bumi Manakarra"